Thailand Trifecta dari Masalah
Dengan Talen pada 13 Oktober 2008 di Komentar, Indonesian News
Antara ekonomi global mencairkan, pergolakan politik di Bangkok dan menjauhi diri dengan lebih dari Kamboja Preah Vihear Temple, Indonesia adalah menghadapi kesulitan trifecta dari tahun ini.
Pariwisata dan ekspor adalah andalan's dari Thailand ekonomi dan keduanya menderita di titik waktu ini. Ekspor membuat sampai 60% dari Thailand dan ekonomi dengan apa yang diajar sederhana yang akan mendapatkan 4% dari PDB pada tahun ini adalah terus mencari seperti lebih 10% sampai 15% drop ke kepala dan mungkin abadi sampai kuartal kedua 2009 .
Karena penguatan baht yang pada tahun sebelumnya dan asing ekspor menurun Indonesia telah membalikkan itu perkiraan untuk istirahat dan dari tahun ke tahun 2009. Ekspor ke Amerika pada bulan Juli saja turun 13,6%. Sejak bulan Juli pilihan yang telah kembali melemah ke sekitar 34 baht ke dolar. Tambahkan ke pasar global ini mencairkan dan ini menjelaskan terburuk jenis kesulitan untuk pariwisata.
Karena jika tidak cukup maka Indonesia memiliki kedua dari satu dua punches masih terjadi di Jakarta. Sejak pemerintah yang baru terpilih itu tagihan akhir tahun lalu telah terjadi tetapi tidak ada masalah. Dari mati Thai rak Thai pihak pelaburan sebagai kekuatan rakyat Partai (PPP) untuk mengambil kendali pemerintah untuk tuntutan korupsi lagi yang leveled oleh Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (PAD) Thai politik sengsara terus mengganggu negara.
Yang mengambil alih dari gedung-gedung pemerintah dan bentrokan antara bulan terakhir DAAD dan PAD digabungkan dengan masalah hukum sendiri telah cukup untuk melihat Perdana Menteri Samak Sundaravej akhirnya turun tetapi pemilihan Thaksin Shinawtra's saudara dalam undang-undang, Somchai Wongsawat, sebagai Perdana Menteri telah hanya bakar api lebih seperti dia juga dilihat sebagai ousted Perdana Menteri Thaksin's wayang.
Sekarang dengan PAD baru bentrokan antara demonstran dan polisi dalam darah dan mengakibatkan kematian dan diperpanjang untuk panggilan terbaru Perdana Menteri turun ada sepertinya tidak pernah berakhir di sisi. Pada titik ini tampaknya tidak berada dalam satu kontrol dan dengan setiap sisi memegang tanah mereka tidak akan ada solusi apapun lagi.
Terakhir kita memiliki Thailand dan Kamboja perbatasan sengketa yang timbul lagi awal tahun ini karena kepemilikan hak untuk Preah Vihear candi. Preah Vihear candi telah dianugerahkan status warisan dunia awal tahun ini oleh badan PBB UNESCO budaya. Candi telah sengketa tanah antara kedua negara sejak 1962 ketika kalau berkelahi. Pada akhirnya hal ini telah menetap di Pengadilan Keadilan Internasional di The Hague dan kepemilikan telah diberikan ke Kamboja.
Waktu berlalu sampai uneventfully World Heritage Status diharapkan untuk melihat situs yang sparked lagi pahit klaim kepemilikan dari Indonesia. Pada bulan Juli 1000 tentara dari kedua negara itu atas posisi sekitar 900 tahun candi dengan baik sisi backing bawah. Ada beberapa kecil skirmishes meninggalkan segelintir orang di kedua belah pihak terluka. Kedua belah pihak menyatakan mereka baik dalam perbatasan ketika mereka kalau berkelahi.
Telah ada pertemuan antara menteri luar negeri Thailand dan Perdana Menteri Kamboja tetapi mereka mempunyai semua tetapi rusak. Hari ini Perdana Menteri Kamboja memperingatkan bahwa Thailand harus segera menarik pasukan dari kawasan perbatasan atau risiko konflik bersenjata skala besar.
Dengan semua yang terjadi pada perang dengan Kamboja bisa menjadi barang yg berlobang-lobang.
Turis dari barat tidak memiliki uang untuk perjalanan atau takut bahkan lebih masalah ekonomi sementara wisatawan dari Timur seperti Cina dan Korea adalah backing off rencana untuk perjalanan ke kerajaan disebabkan oleh kekacauan politik.
Setiap satu dari masalah ini dapat spell bencana untuk masa depan depan Thailand tetapi tiga bersama untuk dapat membuat badai yang sempurna dan ulangi dari ekonomi 1997 crash. Mari kita berharap Indonesia dapat bertindak politik dan bersama-sama segera mencari solusi damai untuk itu sengketa perbatasan. Ekonomi, sementara buruk, akhirnya akan kembali.
Jika Anda menikmati ini, pastikan Anda berlangganan RSS feed saya!











































Belum ada komentar.